Sekolah Pinggir kali
Saturday, February 3rd, 2007anak saya baru saja beranjak 2 tahun jalan, karena bapaknya sekarang
kerja freelancer, yah.. kebagian momong anak.
liat anak tetangga pergi sekolah, anak saya juga pengen ikutan, padahal
untuk masuk playgroup, ini bukan persoalan anak dapat teman atau tidak,
tapi Playgroup di Indonesia menjadi Bisnis paling potensial, dan tentu,
biaya masuk Sekolah under six years of age, hampir sama dengan biaya
masuk kuliah di universitas ecek-ecek!
alias universitas yang lebih mengutamakan dapat uang, ketimbang kualitas
lulusannya.
si zahra, tiap pagi selalu siap gendong tas ala si bolang, kola ayah..
Yuk, tapi sekolah di pinggir kali aja ya! ho-oh katanya,
setiap pagi, kalau nggak bangun kesiangan, si odesya saya ajak sekolah
di pinggir kali, liat sungai kecil ada Ikan cere, kerbau yang berangkat
merumput berikut anak gembalanya, juga beberapa ekor kambing yang juga
mencari kehidupan menunggu Jadwal kapan akan di penggal untuk santapan
kita.
tentang sekolah pinggir kali, mengingatkan saya waktu masih nomaden,
waktu masih doyan nangkring dulu.
setiap pulang, cuma di tanya?
sekolah di mana tadi? dia jawab Pinggir kali, ada kebo, ada engkam
(ikan -red) ada Embe lagi maem…
Sekolah, duh! sekolah di indonesia sangat komersial, walaupun istri
saya guru SMU, hmm… SMU negeri, kalau favorite juga Biaya masuk nya
juga jadi Mahal..
padahal gurunya hanya sedikit ingin memberikan kebaikan kepada anak
muridnya.